Dalam sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Rudiantara yang dibacakan Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah menyampaikan bahwa komitmen terhadap NKRI penting ditegaskan kembali pada upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-108 ini mengingat setelah sekian lama berdiri sebagai bangsa, ancaman dan tantangan akan keutuhan NKRI tidak selangkah pun surut. Bahkan melalui kemajuan teknologi digital, ancaman radikalisme dan terorisme mendapatkan medium baru untuk penyebaran paham dan praktiknya. Selain itu kita juga menghadapi permasalahan ketahanan bangsa secara kultural.

            Tantangan-tantangan baru yang muncul di depan kita tersebut memiliki dua dimensi terpenting, yaitu kecepatan dan cakupan.

            Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-108 Tahun 2016 dengan tema “Mengukir Makna Kebangkitan Nasional dengan Mewujudkan Indonesia yang Bekerja Nyata, Mandiri dan Berkarakter” bermakna ingin menunjukkan bahwa tantangan apapun yang kita hadapi saat ini harus kita jawab dengan memfokuskan diri pada kerja nyata secara mandiri dan berkarakter.

            Kini bukan saatnya lagi mengedepankan hal-hal sekedar pengembangan wacana yang sifatnya seremonial dan tidak produktif. Kini saatnya bekerja nyata dan mandiri dengan cara-cara baru penuh inovatif.

            Menteri Komunikasi dan Informatika RI mengajak aparatur pemerintah untuk menyelenggarakan proses-proses secara lebih efisien, pangkas segala proses pelayanan yang berbelit-belit dan berkepanjangan tanpa alasan yang jelas. Mari bangun proses-proses yang lebih transparan. Serta berikan layanan tepat waktu sesuai jangka waktu yang telah dijanjikan.