Dalam sambutan Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor yang dibacakan Walikota Banjarmasin menyampaikan bahwa Bacangkal Maharagu Banua memang sangat kita perlukan saat ini. Cukup banyak tantangan dan persoalan daerah, yang memerlukan kacangkalan kita dalam mengatasinya.

            Kita harus cangkal mengatasi perlambatan ekonomi, permasalahan kemiskinan dan pengangguran, rendahnya kualitas SDM, degradasi kualitas dan kuantitas lingkungan hidup, termasuk juga bacangkal dalam memperbaiki pelayanan dasar masyarakat, terutama yang berkaitan dengan pendidikan dan kesehatan.

            Sifat bacangkal juga diperlukan untuk mewujudkan rencana pembangunan ke depan. banyak cita-cita dan harapan yang ingin kita capai, terutama mencapai kalsel mapan (mandiri dan terdepan), lebih sejahtera, berkeadilan, berdikari dan berdaya saing.

            H. Sahbirin Noor mengajak kepada seluruh komponen masyarakat dan jajaran pemerintahan, mari kita manfaatkan Peringatan Hari Jadi ini, sebagai momentum untuk lebih giat dan menggerakkan pembangunan di provinsi kalimantan selatan.

            Tema Peringatan Hari Jadi ke-66 Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2016 adalah “Bacangkal Maharagu Banua”. Makna dari kata Cangkal berarti giat atau rajin. Maharagu maknanya memelihara atau menjaga, sedangkan kata Banua bermakna sebutan untuk daerah Kalimantan Selatan, yang mencakup penduduk dan tradisi adat budaya. Rangkaian kata dari tema itu artinya makin giat bekerja, untuk memajukan kalimantan selatan, serta memelihara adat dan tradisi budaya banjar.

            Dilanjutkan Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menghadiri Puncak Peringatan Hari Jadi ke-66 Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2016 di Gedung Sultan Suriansyah.