Seminar Nasional ini merupakan rangkaian HUT Fakultas Ekonomi dan Bisnis ULM yang ke-32 tahun, dan kerjasama antara Universitas Lambung Mangkurat dengan Ikatan Akuntan Indonesia.

            Dalam sambutan Plt. Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdako Banjarmasin Drs. Ahmad Syaffri Azmi atas nama Walikota Banjarmasin menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Banjarmasin dalam menyajikan laporan keuangan berbasis akrual pada awalnya membutuhkan strategi dan kerja keras dari semua unsur pengelola administrasi daerah. Embrio penerapan akuntansi basis akrual telah dilakukan sejak 2012 dengan melakukan beberapa persiapan mendasar, yaitu perubahan pada Regulasi dalam bentuk kebijakan akuntansi, Infrastruktur dalam bentuk pembangunan teknologi informasi yang mendukung akuntansi akrual, Peningkatan Kompetensi SDM melalui pelatihan berkala, hingga penguatan Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) yang berperan sebagai Quality Asurance.

            Seminar Nasional ini secara resmi dibuka oleh Rektor Universitas Lambung Mangkurat Kota Banjarmasin Prof. DR. Sutarto.

            Pembukaan Seminar Nasional diakhiri dengan ekspose dan dialog antara para narasumber dengan peserta seminar.

            Narasumber Seminar Nasional Strategi Mempertahankan Opini WTP dan Penerapan Manajemen Risiko Untuk Pencegahan Fraud adalah :

1.Perwakilan BPK Provinsi Kalimantan Selatan Subekti, SE, MM, Ak, CA, dengan materi “Strategi Mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)”,

2.Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Selatan H. Sumitro, SE, Ak, MM, CA, CfrA, dengan materi “Peran BPKP Dalam Peningkatan Kualitas Akuntabilitas Keuangan Daerah”,

3.Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Drs. H. Moh. Syah Jehan, MAP dengan materi “Strategi Mempertahankan Opini WTP : Penerapan Manajemen Risiko untuk Upaya Pencegahan Fraud, Pengendalian Intern Anggaran Kas terhadap Kemungkinan Fraud”

Universitas Airlangga Surabaya Prof. Dr. Soegeng Soetedjo, M.Si, Ak, CA.