Seminar ini merupakan kerjasama antara Pemerintah Kota Banjarmasin dengan Majelis Ulama (MUI) Kota Banjarmasin.

            Diangkatnya masalah ini dilatar belakangi :

1.     Ukhuwah Islamiyah adalah sebuah keniscayaan. Persaudaraan seluruh lapisan masyarakat Islam sekaligus landasan persaudaraan kebangsaan (ukhuwah wathaniyah) dan persaudaraan kemanusiaan (ukhuwah basyariyah).

2.     Ukhuwah dalam arti yang seluas-luasnya diajarkan Islam berdasar Al Qur’an dan Hadist.

3.     Kenyataan menunjukkan, bahwa dewasa ini, ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah basyariyah, berjalan cukup langgeng dan kondusif. Meskipun demikian, tantangan yang mungkin meretakkan dan berpengaruh pada kelanggengan ukhuwah cukup banyak, sehingga memerlukan antisipasi dan gerakan intensif seluruh kompenen bangsa untuk mengatasinya. Tantangan itu meliputi aspek politik, ekonomi, arogansi, fanatisme paham keagamaan, fanatisme kedaerahan, organisasi dengan bentuk individu dan doktrin tertentu, budaya yang tidak saling menghargai, masalah khilafiyah dan sifat hasud (iri-dengki).

            Peserta seminar Seminar Penguatan Ukhuwah Islamiyah dan Ukhuwah Wathaniyah terdiri dari unsur : Pengurus MUI Kota Banjarmasin, MUI Kecamatan, Penyuluh, Dai/Muballighah, Ormas Islam (NU Muhammadiyah Al-Washiyah), Camat dan Lurah se Kota Banjarmasin.

            Dalam sambutan Walikota Banjarmasin yang dibacakan oleh Asisten Administrasi Sekretariat Daerah Kota Banjarmasin Drs. H. Gazi Akhmadi, M.AP, menyampaikan bahwa perjuangan Islam tidak akan tegak tanpa adanya ukhuwah islamiyah. Islam menjadikan persaudaraan dalam Islam dan Iman sebagai dasar bagi aktifitas perjuangan untuk menegakkan agama Allah dimuka bumi.

            Perpecahan dikalangan umat dewasa ini terjadi disebabkan karena mereka tidak melaksanakan ukhuwah islamiyah, dan tidak memenuhi persyaratan ukhuwah yaitu mendekatkan diri kepada Allah dengan ibadah yang bersungguh-sungguh. Ukhuwah Islamiyah merupakan hal yang sentral dan pokok yang harus ditegakkan demi kelangsungan kejayaan umat Islam.

            “Kepada para ustadz dan tuan guru di Kota Banjarmasin terus menjalin silaturahmi dan meningkatkan dakwah islamiah, amar makruf nahi mungkar, agar persatuan dan kesatuan dikalangan umat dapat ditegakkan sebagai modal menuju kemenangan cita-cita islam”, ujar Ibnu Sina.

            Sambutan diakhiri dengan Pembukaan secara resmi Seminar Penguatan Ukhuwah Islamiyah dan Ukhuwah Wathaniyah oleh Asisten Administrasi Sekretariat Daerah Kota Banjarmasin Drs. H. Gazi Akhmadi, M.AP.

            Narasumber seminar ini : Prof. Dr. H. Mujiburrahman, MA (IAIN Antasari Banjarmasin) dengan materi “Penguatan Ukhuwah Islamiyah” dan Feranisal, S.Pd, MM (Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Banjarmasin) dengan materi “Penguatan Ukhuwah Wathaniyah”.